Usaha

Pembuat Invoice

Susun invoice dengan beberapa baris barang, diskon, dan pajak — lalu cetak atau simpan sebagai PDF.

Cara membacanya

Invoice yang rapi bukan soal estetika. Invoice yang jelas nomornya, jelas jatuh temponya, dan jelas rinciannya lebih cepat dibayar daripada pesan WhatsApp berisi total.

Isi barisnya, atur diskon dan pajaknya, dan hasilnya langsung terlihat di sebelah kanan. Tombol cetak membuka dialog cetak peramban — dari situ bisa disimpan sebagai PDF tanpa aplikasi tambahan.

Tagihan yang rapi lebih cepat dibayar daripada yang ditulis seadanya
Tagihan yang rapi lebih cepat dibayar daripada yang ditulis seadanya

Yang diasumsikan

  • Pajak diatur sendiri dalam persen. Nilai bawaannya 11%, tarif PPN yang berlaku umum di Indonesia — ubah kalau usahamu memakai tarif lain atau bukan pengusaha kena pajak.
  • Diskon dihitung dari subtotal sebelum pajak.
  • Tidak ada data yang dikirim ke mana pun. Invoice-nya ada di perambanmu saja, dan hilang setelah halaman ditutup.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah invoice ini sah secara pajak?

Invoice biasa dan faktur pajak adalah dua dokumen berbeda. Yang dibuat di sini adalah invoice penagihan biasa, sah sebagai dokumen tagihan. Faktur pajak hanya bisa diterbitkan pengusaha kena pajak lewat sistem resmi.

Bagaimana cara menyimpannya jadi PDF?

Tekan tombol cetak, lalu di dialog cetak pilih tujuan “Simpan sebagai PDF”. Semua peramban modern punya pilihan itu.

Nomor invoice sebaiknya seperti apa?

Yang penting berurutan dan tidak pernah terulang. Pola yang lazim dan mudah dicari kembali: tahun, bulan, lalu nomor urut — misalnya INV/2026/09/014.

Alat lain

Atau buka ruang kerja untuk memakai semuanya tanpa berpindah halaman.