Pendanaan yang hampir gagal karena satu asumsi
Distributor bahan bangunan · Struktur & Pendanaan
Masalahnya
Perusahaan ini sudah dua kali mengajukan pinjaman untuk membangun gudang regional, dan dua kali prosesnya berhenti di tahap uji tuntas.
Proyeksinya menunjukkan pertumbuhan 22% per tahun. Ketika ditanya dari mana angka itu, jawaban yang bisa diberikan hanya bahwa tiga tahun terakhir tumbuh segitu.
Yang kami kerjakan
Kami membongkar proyeksinya sampai ke tingkat pelanggan dan wilayah, dan menemukan bahwa 22% itu ditopang oleh dua wilayah yang keduanya sudah mendekati batas kapasitas gudang saat ini.
Model dibangun ulang bersama tim keuangan internal, dengan setiap asumsi diberi nama pemilik yang harus bisa menjelaskannya saat ditanya.
Proyeksinya turun jadi 14% — angka yang lebih kecil tapi bisa dipertahankan sampai ke pertanyaan ketiga.
Catatan jujurNilai yang disetujui lebih kecil dari pengajuan awal. Menurut kami itu hasil yang benar: rencana gudang disesuaikan jadi dua tahap, dan tahap kedua baru dibangun setelah tahap pertama terisi.
Tim yang menangani
Studi kasus lain
Margin turun sementara omset naik
Omset naik 34% dalam dua tahun, tapi laba operasi justru turun. Penyebabnya bukan harga bahan.
Delapan cabang, delapan cara kerja
Setiap cabang mengembangkan prosedurnya sendiri. Yang terbaik dan yang terburuk berselisih dua kali lipat dalam waktu tunggu pasien.

